Perawat sedang menghitung kisaran biaya operasi

Kisaran Biaya Operasi di Indonesia yang Wajib Anda Ketahui

Daftar Isi:

 

Biaya operasi di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada jenis prosedur medis yang diperlukan, fasilitas rumah sakit, serta lokasi. Kisaran biaya operasi ini penting untuk Anda ketahui, agar dapat mempersiapkan dana atau memilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan finansial. Sebelum menjalani prosedur medis, memahami estimasi biaya dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih bijak dan meminimalisir risiko lainnya di kemudian hari.

Namun, sering kali timbul pertanyaan, apakah bisa membeli asuransi kesehatan setelah didiagnosa penyakit? Jawabannya bisa Anda dapatkan dengan membaca artikel ini Apakah Bisa Membeli Asuransi Kesehatan Setelah Didiagnosa Penyakit? Yuk, Simak Penjelasannya.

Ada pun untuk mengetahui kisaran biaya operasi di Indonesia secara umum dapat Anda simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Kisaran Biaya Operasi di Indonesia

Biaya operasi di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada jenis penyakit yang membutuhkan prosedur medis, lokasi dan tipe rumah sakit, serta pilihan perawatan yang diinginkan. Jika Anda tidak menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, Anda harus mempersiapkan dana secara mandiri. Di bawah ini, kami akan membahas kisaran biaya untuk beberapa penyakit umum yang memerlukan tindakan operasi, tanpa melibatkan BPJS.

1. Operasi Apendiks (Radang Usus Buntu)

Operasi pengangkatan usus buntu atau apendektomi adalah prosedur yang umum dilakukan untuk menangani radang usus buntu. Kisaran biaya untuk operasi apendiks tanpa BPJS berkisar antara  Rp40.000.000 hingga Rp90.000.000,. tergantung pada rumah sakit yang dipilih dan kompleksitas prosedur. Jika ada komplikasi atau kondisi medis lain yang perlu ditangani bersamaan, biaya ini bisa lebih tinggi apalagi dengan adanya inflasi medis yang meningkat setiap tahunnya.    

2. Operasi Caesar (Persalinan Secara Bedah)

Operasi caesar sering dilakukan ketika persalinan normal dianggap berisiko. Biaya operasi caesar di Indonesia tanpa BPJS biasanya berada di rentang Rp15.000.000 hingga Rp40.000.000. Faktor yang memengaruhi biaya antara lain lokasi rumah sakit, pengalaman tenaga medis, serta apakah ada komplikasi selama proses persalinan.

Baca Juga: 6 Manfaat PRUCritical Hospital Cover dari Prudential yang Perlu Diketahui

3. Operasi Hernia

Hernia adalah kondisi medis di mana organ tubuh menonjol melalui dinding otot atau jaringan ikat. Biaya operasi hernia, baik untuk hernia inguinalis (selangkangan) atau jenis lainnya, berkisar antara Rp7.000.000 hingga Rp20.000.000. Kisaran harga ini bergantung pada metode yang digunakan (laparoskopi atau konvensional) dan rumah sakit yang dipilih.

4. Operasi Katarak

Katarak merupakan kondisi di mana lensa mata menjadi keruh dan mengurangi penglihatan. Operasi katarak termasuk prosedur yang relatif umum dan biayanya berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp15.000.000 per mata, tergantung pada jenis lensa yang digunakan dan fasilitas rumah sakit tempat operasi dilakukan.

5. Operasi Gallstone (Batu Empedu)

Operasi pengangkatan batu empedu atau kolesistektomi adalah prosedur yang dilakukan untuk mengatasi masalah pada kantong empedu. Biaya operasi gallstone tanpa BPJS biasanya berkisar antara Rp15.000.000 hingga Rp40.000.000, tergantung pada metode yang digunakan (laparoskopi atau konvensional) dan rumah sakit.

6. Operasi Tumor (Benign atau Malignan)

Operasi pengangkatan tumor dilakukan untuk mengatasi pertumbuhan sel abnormal pada tubuh, baik itu tumor jinak atau ganas. Biaya operasi tumor sangat bervariasi, tergantung pada jenis tumor, lokasi, dan tingkat keparahannya.

Untuk tumor jinak, biaya operasi berkisar antara Rp20.000.000 hingga Rp50.000.000, sedangkan untuk tumor ganas atau kanker, biaya bisa lebih tinggi, antara Rp50.000.000 hingga Rp100.000.000 atau lebih, tergantung pada jenis pengobatan dan perawatan yang dibutuhkan setelahnya.

7. Operasi Cuci Darah (Hemodialisis)

Bagi penderita gagal ginjal, prosedur cuci darah atau hemodialisis sering kali diperlukan untuk menggantikan fungsi ginjal. Biaya untuk prosedur ini tanpa BPJS bisa berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp3.000.000 per sesi, dengan frekuensi yang biasanya dilakukan 2 hingga 3 kali seminggu. Total biaya bulanan dapat mencapai Rp12.000.000 hingga Rp36.000.000, tergantung pada lokasi dan rumah sakit yang dipilih.

8. Operasi Jantung (Bypass atau Angioplasti)

Operasi bypass jantung atau angioplasti dilakukan untuk mengatasi masalah pada pembuluh darah jantung, seperti penyempitan atau penyumbatan arteri. Kisaran biaya untuk operasi jantung ini cukup tinggi, mulai dari Rp50.000.000 hingga Rp150.000.000, tergantung pada kompleksitas prosedur dan pilihan rumah sakit. Biaya tambahan untuk perawatan intensif dan obat-obatan pasca operasi juga perlu diperhitungkan.

9. Operasi Tumor Otak

Operasi tumor otak merupakan tindakan medis untuk mengangkat pertumbuhan tumor di otak yang dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi saraf. Biaya untuk operasi ini cukup besar, dengan kisaran mulai dari Rp40.000.000 hingga Rp120.000.000, tergantung pada lokasi tumor, jenis prosedur yang digunakan (misalnya, operasi terbuka atau endoskopik), dan tingkat keahlian ahli bedah saraf.

10. Operasi Orthopedi (Patah Tulang atau Pergelangan)

Operasi orthopedi dilakukan untuk menangani cedera pada tulang atau sendi, seperti patah tulang atau cedera ligamen. Biaya operasi untuk kasus ini berkisar antara Rp15.000.000 hingga Rp50.000.000, tergantung pada jenis fraktur atau cedera yang terjadi, metode operasi yang digunakan, serta perawatan pasca operasi yang diperlukan. Jika diperlukan alat bantu seperti pelat logam atau sekrup, biaya juga bisa lebih tinggi.

Baca Juga: Mengenali Gejala Penyakit Jantung dan Pencegahannya

Bangun Perencanaan Keuangan  Lebih Bijak

Cek di Sini

Pentingnya Memiliki Asuransi Kesehatan

Biaya kesehatan yang semakin tinggi, terutama dalam hal prosedur operasi, membuat penting bagi setiap individu untuk mempertimbangkan memiliki asuransi kesehatan. Tanpa asuransi, biaya medis dapat menjadi beban finansial yang berat, apalagi jika membutuhkan perawatan rumah sakit atau tindakan operasi yang biayanya bisa sangat besar. Simak pentingnya memiliki asuransi kesehatan di bawah ini.

1. Melindungi Dari Beban Biaya Operasi yang Tinggi

Biaya untuk berbagai jenis operasi di Indonesia dapat mencapai puluhan juta rupiah, tergantung pada jenis prosedur dan rumah sakit tempat Anda menjalani perawatan. Tanpa asuransi, Anda akan menanggung seluruh biaya tersebut secara pribadi.

Asuransi kesehatan membantu menutupi sebagian besar biaya operasi, sehingga Anda tidak perlu khawatir tentang biaya yang sangat tinggi. Misalnya, biaya operasi caesar, pengangkatan batu empedu, atau prosedur hernia bisa sangat membebani jika harus dibayar secara pribadi, tetapi asuransi akan mengurangi beban tersebut dengan membayar sebagian biaya.

2. Memberikan Akses ke Rumah Sakit Berkualitas

Dengan asuransi kesehatan, Anda memiliki akses lebih mudah ke rumah sakit yang memiliki fasilitas dan pelayanan medis terbaik. Rumah sakit yang memiliki standar tinggi seringkali mematok biaya yang lebih mahal, dan tanpa asuransi, Anda mungkin kesulitan untuk mendapatkan perawatan di tempat terbaik. Asuransi kesehatan dapat memberi Anda kebebasan memilih rumah sakit dengan kualitas perawatan yang lebih baik, tanpa perlu khawatir akan biaya yang terlalu tinggi.

3. Memberikan Perlindungan untuk Kondisi Kesehatan Darurat

Kondisi medis yang mendesak seperti kecelakaan, serangan jantung, atau penyakit kritis lainnya sering kali memerlukan perawatan intensif dan tindakan operasi yang mendesak. Tanpa asuransi kesehatan, biaya untuk menangani kondisi darurat ini bisa sangat mahal dan mungkin di luar kemampuan finansial Anda.

Dengan memiliki asuransi, Anda akan lebih tenang karena asuransi dapat menanggung biaya perawatan darurat ini, memungkinkan Anda untuk fokus pada pemulihan, bukan masalah finansial.

4. Mengurangi Stres Finansial dalam Menangani Penyakit Berat

Penyakit berat seperti kanker, diabetes, atau gangguan jantung memerlukan perawatan jangka panjang yang memengaruhi kestabilan keuangan. Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan medis, termasuk obat-obatan, rawat inap, dan operasi, dapat dengan cepat menghabiskan tabungan yang telah disiapkan.

Asuransi kesehatan memberikan perlindungan dengan menanggung sebagian atau seluruh biaya pengobatan, membantu Anda mengurangi stres finansial dan memastikan bahwa Anda dapat terus menerima perawatan tanpa khawatir tentang biaya yang semakin membengkak.

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Anda Perlu Memilih Asuransi Penyakit

Gunakan Asuransi Kesehatan dari Prudential

Melihat pentingnya memiliki asuransi kesehatan untuk mengatasi beban biaya medis yang semakin tinggi, terutama ketika Anda membutuhkan operasi atau perawatan intensif, solusi terbaik adalah memilih asuransi yang dapat memberikan perlindungan menyeluruh dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Prudential, sebagai penyedia proteksi jiwa dan kesehatan di Indonesia, menawarkan beragam perlindungan untuk Anda dalam menghadapi biaya kesehatan dengan lebih tenang.

Jangan biarkan biaya kesehatan yang tinggi menghambat Anda untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang maksimal di rekanan rumah sakit dari Prudential Indonesia yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia hingga ke Luar Negeri.

Hubungi Prudential sekarang untuk informasi lebih lanjut dan mulailah merencanakan masa depan kesehatan Anda dengan lebih aman dan nyaman!